BELAJAR BIOLOGI SERU & MENYENANGKAN

Belajar Biologi Mandiri  Dimana Saja & Kapan Saja

Video Tutorial Penggunaan LMS

Sebuah Learning Management System yang Berbasis Pembelajaran STEM CT yang Memungkinkan Guru untuk Membuat Kelas Daring dengan Pembelajaran Berbasis STEM CT Model Project Based Learning dengan Platform Flipped Classroom
Baik dalam Kelas (In Class) Ataupun di luar Kelas (After Class)

Science – Technology –  Engineering – Mathematic

KELAS VIRTUAL BIOLOGI

Merupakan Kelas Maya SMA NEGERI 18 LUWU UTARA, mata pelajaran Biologi Kelas X, XI dan XII , menyajikan pembelajaran Mandiri yang berbasis Pembelajaran STEM COMPUTATIONAL THINKING

illustrated-kids-online-lessons_23-2148504170

VIRTUAL LABORATORIUM

 Pengalaman Belajar yang mensimulasikan Praktikum Biologi yang divisualisasikan secara menarik dan interaktif

 Dilengkapi dengan E-LKPD dan Langkah Kerja Praktikum

Artikel dan Materi Penunjang

Artikel dan Materi Penunjang

Literasi sains merupakan kunci utama untuk menghadapi berbagai tantangan pada abad XXI untuk mencukupi kebutuhan air dan makanan, pengendalian penyakit, menghasilkan energi yang cukup, dan menghadapi perubahan iklim (UNEP, 2012). Banyak isu yang timbul di tingkat lokal ketika individu berhadapan dengan keputusan berkaitan dengan praktik-praktik yang memengaruhi kesehatan dan persediaan makanan, penggunaan bahan dan teknologi baru yang tepat, dan keputusan tentang penggunaan energi. Sains dan teknologi memiliki kontribusi utama terkait dengan semua tantangan di atas dan semua tantangan tidak akan terselesaikan jika individu tidak memiliki kesadaran sains. Hal ini tidak berarti mengubah setiap orang menjadi pakar sains, tetapi memungkinkan mereka untuk berperan dalam membuat pilihan yang berdampak pada lingkungan dan dalam arti yang lebih luas memahami implikasi sosial dari perdebatan para pakar. Hal ini juga berarti bahwa pengetahuan sains dan teknologi berbasis sains berkontribusi signifikan terhadap kehidupan pribadi, sosial, dan profesional. Literasi sains membantu kita untuk membentuk pola pikir, perilaku, dan membangun karakter manusia untuk peduli dan bertanggung jawab terhadap dirinya, masyarakat, dan alam semesta, serta permasalahan yang dihadapi masyarakat modern yang sangat bergantung pada teknologi. Individu yang literat sains harus dapat membuat keputusan yang lebih berdasar. Mereka harus dapat mengenali bahwa sains dan teknologi adalah sumber solusi. Sebaliknya, mereka juga harus dapat melihatnya sebagai sumber risiko, menghasilkan masalah baru yang hanya dapat diselesaikan melalui penggunaan sains dan teknologi. Oleh karena itu, individu harus mampu mempertimbangkan manfaat potensial dan risiko dari penggunaan sains dan teknologi untuk diri sendiri dan masyarakat. Literasi sains tidak hanya membutuhkan pengetahuan tentang konsep dan teori sains, tetapi juga pengetahuan tentang prosedur umum dan praktik terkait dengan inkuiri saintifik dan bagaimana memajukan sains itu sendiri. Untuk semua alasan tersebut, literasi sains dianggap menjadi kompetensi kunci yang sangat penting untuk membangun kesejahteraan manusia di masa sekarang dan masa depan.

"

Belajar Biologi Lebih Menyenangkan dengan integrasi Sain, Teknologi, Engeneering dan Matematic

"

Pengajar

Haryanti, S.Si

Merupakan Guru Biologi di SMA sekaligus Kepala Laboratorium MIPA . SMA Negeri 18 Luwu Utara.